Bawaslu Kabupaten Morowali Melaksanakan Rapat Dalam Kantor Terkait Penilaian Kinerja Pegawai
|
Bawaslu Kabupaten Morowali Melakukan Rapat dalam Kantor Untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas kerja jajaran pengawas pemilu, membahas terkait penilaian kinerja bagi PPPK, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sistem kinerja pegawai berbasis e-kinerja dan merit sistem di lingkungan Bawaslu.
RDK yang berlangsung di kantor Bawaslu Morowali ini dihadiri oleh Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Ivan Yudharta, serta Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Sulteng, Muhammad Darwis.
Selain itu, dari internal Bawaslu Morowali, turut hadir Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Elsevin Lansinara, dan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan , Parmas, dan Humas (HP2H), Sarifa Fadlia Abubakar.
Kegiatan dibuka oleh Elsevin Lansinara, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan RDK ini sebagai momentum refleksi untuk memastikan seluruh pelaksanaan RHK berjalan sesuai target dan standar kinerja yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Ivan Yudharta mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu. Ia menekankan bahwa setiap pegawai dalam lembaga pengawas pemilu memiliki peran penting dalam menjaga marwah institusi melalui kinerja yang profesional.
“Tambah keahlian dan skill kalian untuk memberi kontribusi lebih besar pada institusi ini,” ujar Ivan Yudharta di hadapan peserta rapat.
Senada dengan hal tersebut, Muhammad Darwis menyoroti pentingnya manajemen kinerja yang baik melalui pengelolaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Ia menegaskan bahwa SKP tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi alat ukur tanggung jawab dan kontribusi pegawai terhadap pencapaian tujuan organisasi.
“SKP ini harus terdistribusi dengan baik, terencana dengan baik, dan terlaksana dengan baik,” ucap Darwis menegaskan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Morowali berkomitmen memperkuat penerapan merit sistem sebagai landasan utama dalam penilaian dan pengembangan SDM.
RDK ini juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama untuk menumbuhkan budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada hasil