Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Morowali melaksanakan uji Petik

-

Bawaslu Kabupaten Morowali melaksanakan kegiatan uji petik sebagai bagian dari pengawasan penyusunan dan pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu dan Pemilihan. Kegiatan ini bertujuan memastikan data pemilih yang disusun oleh penyelenggara telah memenuhi prinsip akurat, mutakhir, dan komprehensif.

Pelaksanaan uji petik dilakukan dengan mendatangi secara langsung sejumlah pemilih di lapangan untuk mencocokkan data yang tercantum dalam daftar pemilih dengan kondisi faktual. Pengawasan ini mencakup verifikasi identitas pemilih, status kependudukan, serta memastikan tidak terdapat pemilih yang memenuhi syarat namun belum terdaftar maupun pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat tetapi masih tercantum dalam daftar pemilih.

Ketua dan jajaran Bawaslu Kabupaten Morowali menyampaikan bahwa uji petik merupakan salah satu metode pengawasan yang efektif untuk mengidentifikasi potensi ketidakakuratan data pemilih sejak dini. Hasil pengawasan tersebut selanjutnya menjadi bahan rekomendasi kepada penyelenggara teknis agar segera dilakukan perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Morowali menegaskan komitmennya dalam mengawal setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan agar berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengawasan yang dilakukan diharapkan mampu mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas sehingga hak pilih setiap warga negara dapat terlindungi dan pelaksanaan demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.

 Kegiatan uji petik dalam rangka pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini bertujuan memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Uji petik dilakukan dengan mencermati sejumlah kategori perubahan data kependudukan yang berpengaruh terhadap daftar pemilih, meliputi penduduk pindah masuk, penduduk pindah keluar, warga yang telah meninggal dunia, serta perubahan status anggota TNI dan Polri yang telah memasuki masa pensiun maupun masyarakat yang baru beralih status menjadi anggota TNI/Polri.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Bawaslu Kabupaten Morowali melakukan verifikasi secara langsung dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa, kelurahan, dan pihak-pihak terkait guna memastikan setiap perubahan status penduduk tercatat secara benar dalam data pemilih. Pengawasan juga difokuskan untuk memastikan bahwa pensiunan TNI/Polri kembali memperoleh hak pilihnya, sementara warga yang telah resmi menjadi anggota TNI/Polri tidak lagi tercantum sebagai pemilih sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, Bawaslu juga melakukan pencermatan terhadap data penduduk yang telah meninggal dunia agar tidak lagi tercatat dalam daftar pemilih, serta memastikan penduduk yang pindah masuk telah terakomodasi dalam proses pemutakhiran data pemilih sesuai domisili terbaru.

Melalui kegiatan uji petik ini, Bawaslu Kabupaten Morowali berkomitmen menjaga kualitas daftar pemilih sebagai salah satu fondasi utama penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas. Hasil pengawasan akan menjadi bahan koordinasi dan rekomendasi kepada penyelenggara teknis guna menyempurnakan data pemilih berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Bawaslu untuk meminimalisir potensi ketidaksesuaian data pemilih serta menjamin terpenuhinya hak konstitusional setiap warga negara dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu dan Pemilihan yang akan datang. Informasi mengenai fokus pengawasan terhadap pemilih pindah masuk, warga meninggal dunia, serta perubahan status TNI/Polri sejalan dengan publikasi resmi Bawaslu Kabupaten Morowali mengenai pelaksanaan uji petik PDPB.

#UjiPetik

#AyoAwasiBersama

#BawasluMorowali

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Morowali 

Editor : Winda

Tag
Berita